Rabu, 21 Desember 2022

Bioteknologi Modern: Pengertian & Penerapannya

Pengertian Bioteknologi Modern

        Bioteknologi modern adalah bioteknologi yang memanfaatkan makhluk hidup atau mikroorganisme secara tidak langsung, dan umumnya berupa bagian-bagian tertentu  untuk menghasilkan produk dengan cara prinsip atau teknologi tertentu.

Karakteristik Bioteknologi Modern

  • Memanfaatkan mikroorganisme secara tidak langsung dan umumnya berupa bagian tertentu aja.
  • Memanfaatkan cara atau prinsip yang modern atau lebih canggih yaitu berupa rekayasa genetika atau modifikasi gen dan teknologi reproduksi. 
  • Menggunakan alat dan bahan canggih dan modern.
  • Memerlukan keahlian khusus dalam pembuatannya.
  • Skala produksi umumnya besar dan dengan biaya yang relatif mahal.
Rekayasa DNA (Sumber: Pelajaran.co.id)

Prinsip Dasar dalam Proses Bioteknologi Modern

        Prinsip dasar bioteknologi modern meliputi Seleksi dan persilangan, Analisis Genetik, Rekombinasi DNA, Kultur Jaringan, Analisis DNA. Proses Bioteknologi modern tidak dapat terlepas dari aplikasi metode mutakhir yang telah ditemukan pada tahap bioteknologi kuno, klasik, dan modern seperti:

  1. Kultur Jaringan. Konsep dasar dari kultur jaringan adalah totipotensi sel. Keuntungan teknik ini adalah sifat tanaman yang identik dengan induknya dan perbanyakan lebih cepat.
  2. Analisis genetik. Analisis geneitk mempelajari sifat dan karakter gen yang diwariskan dari generasi ke generasi serta interaksi antara gen dengan lingkungannya untuk menghasilkan suatu fenotip.
  3. Manipulasi organisme. Manipulasi mikroba, tanaman, atau hewan dan pemilihan individu yang diinginkan untuk perbaikan generasi yang baru.
  4. Analisis DNA. Analisis DNA merupakan proses pengambilan DNA atau RNA dari organisme melalui tahapan isolasi DNA, polymerase chain reaction, elektroforesis, dan analisis hasil yang dibantu oleh software bioinformatika.
  5. Teknologi DNA rekombinan. Teknologi DNA rekombinan merupakan metode untuk merekayasa genetik suatu organisme dengan mengintroduksikan gen yang interes ke dalam suatu organisme.
  6. Polymerase Chain Reaction. PCR merupakan teknik amplifikais atau penggandaan gen target dengan menggunakan primer spesifik untuk inisiasi. PCR bekerja berdasarkan prinsip replikasi DNA.
  7. Hibridoma. Hibridoma merupakan metode untuk menggabungkan dua jenis sel dengan tujuan mendapatkan hibrid yang memiliki kemampuan dari kedua sel sebelumnya.
  8. Kloning. Kloning merupakan metode menghasilkan keturunan yang dikehendaki identik dengan sel induknya.
  9. Hibridisasi DNA. Hibridisasi DNA merupakan metode untuk menyeleksi sekuen DNA dengan menggunakan probe DNA rantai tunggal untuk proses hibridisasi rantai ganda DNA.
  10. Sekuensing DNA. Sekuensing DNA adalah proses pembacaan urutan basa nukleotida gen interes. 

Penerapan Bioteknologi Modern: Proses Pembuatan Vaksin

 https://www.youtube.com/watch?v=eHsqCIhm6S8

    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar